Tampilkan postingan dengan label CSS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CSS. Tampilkan semua postingan

Link



Implementasi Style Sheet juga memungkinkan anda mengubah penampilan dari link (teks yang diklik oleh user untuk lompat ke halaman lain) dengan memberikan dua class yang telah didefinisikan pada tag <A>:
• A:link menunjukkan link yang belum dikunjungi
• A:visited menunjukkan link yang telah diklik/dikunjungi oleh user

Mendesain Menu Horizontal dengan CSS



Perbedaan menu vertikal dengan horizontal adalah:
· Lebarnya jauh lebih lebar dari menu vertikal
· Teks nya berada di tengah
· Setiap elemen berada di sisi elemen lainnya, bukan di bawah elemen lainnya.

Untuk mendesain menu horizontal, kita hanya tinggal memodifikasi beberapa kode CSS dari
menu Vertikal. Kode yang harus dimodifikasi adalah

Mendesain Menu Vertikal dengan CSS



Mendesain Menu (Vertikal) dengan CSS

Untuk mendesain menu dengan CSS kita memerlukan daftar menu yang dibuat dengan HTML.
Tag HTML yang digunakan untuk membuat menu adalah ul. Di bawah ini adalah kode HTML
dari menu yang akan didesain oleh CSS.

<ul>
<li><a href="/">Home</a></li>
<li><a href="about.html">About Us</a></li>
<li><a href="contact.html">Contact Us</a></li>
</ul>

Kode tersebut akan menghasilkan tampilan sbb:

  • Home
  • About Us
  • Contact Us
Untuk mendesain menu tersebut kita harus memberi id terlebih dahulu untuk membedakan
dengan daftar ul yang lain, sehingga kode di atas menjadi sbb:

Cara Memasang Kode CSS ke dalam Kode HTML



  • Inline CSS
  • Embed atau memasang kode css ke dalam bagian <head>
  • Nge link ke external CSS
  • Import CSS file


Mari kita bahas satu per satu, hyuuuuk.....

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan CSS



Keuntungan Penggunaan CSS

Jika anda memiliki beberapa halaman website dimana anda menggunakan fontarial untuk tulisannya, apabila suatu hari anda bosan dengan arial dan ingin mengganti ke trebuchet, anda harus merubah satu per satu halaman website anda dan merubah tipe font dari arial menjadi trebuchet.
Dengan menggunakan css, dimana semua halaman web memakai css yang sama, anda cukup merubah satu baris kode css untuk merubah font di semua halaman web dari arial ke trebuchet. Jadi, menggunakan CSS lebih praktis.

Ordered List dan Unordered List



Ordered List

Ordered List merupakan bentuk menampilkan list dengan cara menggunakan penomoran yang urut pada isi daftar yang di tampilkan. Dengan menggunakan teknik ini berarti akan menciptakan sebuah halaman web yang terlihat rapi. Cara penulisannya adalah sebagai berikut :

                 <OL Type ="value">
                          <LI> Daftar 1 </LI>
                          <LI> Daftar 2 </LI>
                 </OL>

Jenis Selector



1. Selector Bebas 

   Selector Bebas adalah metode pembuatan sebuah selector sesuai dengan keinginan kita. Selector ini bersifat tidak terpaku pada element halaman web yang akan kita lakukan pemformatan. Sehingga dengan menggunakan selector ini anda dapat menggunakan sebuah karakter yang dirasas cocok dengan objek yang diformat.
   Untuk dapat menciptakan Selector Bebas anda tidak diperbolehkan menggunakan selector yang ada pada Tag HTML seperti Body, H1, Link, dll. Anda hanya dapat menggunakan semua karakter maupun huruf yang tidak termasuk di dalam Tag HTML.
   Metode penulisan Selector Bebas ini sama dengan metode-metode yang lain, yaitu tergabung di dalam syntax CSS yang telah ditentukan. Cara penulisannya sebagai berikut :

                Selector_bebas { Property : Value }

2. Selector Class ( Selector dengan Klass )

   Class merupakan bentuk selector yang digunakan untuk memanggil nama Selector dan nama Class Selector tersebut. Dengan menggunakan class, anda dapat mendefinisikan style yang berbeda untuk type Tag HTML yang sama.
   Untuk dapat membuat selector berupa Class, syntax penulisannya hampir sama dengan metode selector yang lain. Akan tetapi, yang anda harus tambahkan adalah tanda titik yang diletakkan setelah nama selector tersebut dan diikuti nama Class. Tanda titik tersebut digunakan sebagai pemisah antara selector dan class yang menjadi sub selector.

                 Selector.Class1 { Property : Value }
                 Selector.Class2 { Property : Value }

Selector



   Selector adalah salah satu metode pengelompokan syntaks di dalam CSS dan CSS2, pengelompokan ini digunakan untuk mepermudah dalam melakukan format halaman Web, atau dengan kata lain Selector difungsikan untuk melakukan kontrol penempatan efek yang diciptakan oleh CSS.
   Selector juga dapat diartikan sebagai aturan yang digunakan untuk memisahkan beberapa syntax dengan target yang berbeda. Apabila anda kurang jelas dengan apa yang dimaksud dengan selector, maka anda dapat melihat Prototype penulisan CSS berikut :

                selector { property : value }


    Tentunya di dalam membangun web, anda akan melakukan pemformatan antar element web dengan format yang berbeda-beda atau anda ingin memberi pewarnaan yang berbeda pada setiap sudut halaman web anda. Disini lah selector yang berfungsi untuk memetak-metakkan syntax format pada halaman web anda.


Membuat Background pada CSS



1. Background warna
<HTML>
    <HEAD>
    <TITLE>Menggunakan Background Warna</TITLE>
    <STYLE type="text/css">
    BODY { background-color : yellow}
    </STYLE>
    </HEAD>
<BODY>
Halaman ini di buat Berwarna Kuning
</BODY>
</HTML>

Memformat Halaman Web



1. Format dengan margin

<HTML>
  <HEAD>
  <TITLE>Pengaturan Margin</TITLE>
        <STYLE ="text/css">
               BODY
              {
              margin-top : 1cm;
              margin-right : 2cm;
              margin-bottom : 1cm;
             margin-left : 2cm;
             }
       </STYLE>
</HEAD>
<BODY>
Pengaturan Margin Halaman (1cm,2cm,1cm,2cm)
</BODY>
</HTML>

CSS Dasar



KONSEP CSS

Apa itu CSS ???
1.Feature untuk membuat dynamic HTML.
2.Style sheet mendeskripsikan bagaimana tampilan document HTML di layar (template)
3.Membuat special efek (mendefinisikan style untuk <H1> dengan style bold dan italic dan
berwarna biru)
4.Support ke semua browser.